Tetaplah Berdoa…

Saya pernah menulis dengan judul yang sama. Tapi kali ini saya mau membahas dari sisi lain.

Dalam Matius  26:39 tertulis, “…Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Saat itu, Tuhan Yesus pun tahu apa jawaban dari doa yang DIA naikkan tadi, karena DIA datang ke dunia untuk mengalami penderitaan yang sedemikian rupa (cawan murka Allah harus DIA minum, dan seluruh hukuman Allah atas dunia tertimpa atasNYA lewat penderitaan yang luar biasa hebat).

Pertanyaannya, “kenapa DIA tetap berdoa?”

Satu kali saya mendapat “janji Tuhan”. Yakin? Yakin! Percaya? Percaya. (Yang ber-tanda tanya itu pertanyaan dari saya. Dan yang tanpa tanda tanya adalah jawaban dari saya juga).

Saya begitu yakin bahwa TUHAN pasti menolong, memberikan solusi, dan seolah berkata, “tenang aja… tenang… everything is gonna be alright!”.

Tapi… di saat yang sama hati saya terdorong untuk tetap berdoa atas setiap janji-janji TUHAN supaya digenapi dalam hidup. Dorongan ini bukan atas kemauan sendiri yang pasti, karena logika saya mengatakan, “Kalau sudah yakin, ngapain berdoa?”

Jadi kesimpulannya: TUHAN menginginkan saya tetap berdoa atas janji-janjiNya, atas setiap permasalahan yang belum ada jalan keluarnya, dan atas segalam macam hal.

Dan malam ini, setelah ingin menulis topik ini beberapa minggu lalu (atau beberapa bulan lalu? Kurang tahu), akhirnya saya dibuat TUHAN lebih mengerti lagi dan menuangkannya dalam tulisan (supaya terus ingat).

Yaitu: TUHAN Yesus telah memberikan teladan bahwa DIA adalah Pribadi yang tetap berdoa dan selalu berdoa. (baca lagi Matius 26:39) Jadi saya harus tetap berdoa… (Dan saya juga tetap meminta dukungan dari sahabat-sahabat dengan kalimat: “doain gue yaaaa….” ).

Tetaplah berdoa. (I Tesalonika  5:17)

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (Filipi  4:6)

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

One Response to Tetaplah Berdoa…

  1. Loren says:

    How can we know that we believe when we stop praying ( read : talking/ having a communication) ?

    Praying is about relationship with God. If you really have an intimate relationship then you can’t stand for not having a communication with the one you trust and love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s