Tuhan di setiap nafasku

Dalam satu perjalanan ke luar kota, tiba-tiba seorang sahabat memutar lagu yang saya tulis di bawah ini dari telepon genggamnya. Jadilah saya termehek-mehek waktu itu, karena paaaasss banget sama kondisi yang sedang saya alami.

Waktu itu buku saya baruuuu saja terbit. Setelah melewati air mata, deg2an yang gak ada abisnya, serasa ngambang gak nginjek bumi karena gamang, tiba-tiba semua pergumulan selesai. Legaaaa rasanya. Dan demi mendengar lagu tadi, saya benar-benar merasakan penyertaan Tuhan.

Di tengah badai hidup, dalam arti penantian yang buat saya nyaris tidak berujung menunggu buku itu terbit, saya jadi lebih sadar betapa TUHAN sudah menemani saya selama ini. Dia tidak pernah lupa bahwa ada saya yang selalu gelisah, dan bertanya-tanya “Tuhan, buku saya jadi terbit nggak sih?”. Dia juga tidak pernah meninggalkan saya sewaktu saya sempat merasa diabaikan oleh…. (too private to tell), walaupun saat itu saya merasa Tuhan tidak bertindak ataupun berkata sepatah kata ke saya yang sedang bingung dan bertanya (lagi dan lagi): “Tuhan, buku saya jadi terbit nggak sih?”

Akhir dari lagu di bawah ini adalah: Tuhan yang slalu kusembah di setiap nafasku.... mengingatkan saya supaya  saya selalu menyembah Tuhan sewaktu saya menarik dan menghembuskan nafas, sampai penghabisan…

Buat teman-teman yang bisa nyanyi lagu ini, menyanyilah bersama saya…. (dari albumnya Sari…)

Di telapak tanganMu tertulis namaku
Di dalam genggamanMu seluruh hidupku
Sungguh bangga kupunya Bapa sepertiMu
Yang tak pernah melupakanku….

Di tengah badai hidup Kau menemaniku
Di atas gunung batu Kau bawa diriku

Sungguh bangga kupunya Bapa sepertiMu
Yang tak pernah meninggalkanku…

Kunyatakan Engkau Tuhan di hidupku
Tuhan di setiap ucapan dan perbuatanku

Kunyatakan Engkau Tuhan di hidupku
Tuhan yang slalu kusembah di setiap nafasku…

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

2 Responses to Tuhan di setiap nafasku

  1. Loren says:

    Tarik nafas…hembuskan …. tarik…hembuskan…(Tuhan ada disampingmu Ms. Liem )

  2. Erna Liem says:

    @Ren: Iya … jadi terharu ah…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s