Roh Kuat tapi Fisik Lemah…

Satu kali saya ikut Bible Teaching ala RBC ministries di Bdg krn diajak sahabat, dan karena sayanya juga mau. Untuk ini saya hrs menjalani rute melelahkaaan…

Sepulang dari kantor di daerah Bogor, saya harus ke Slipi Jaya, lalu nyambung bis jenis kopaja ke Mal Ciputra utk dinner di sana bareng sahabat, baru deh pulang ke rmhnya.

Dengan “gembolan” berupa 1 tas kantor dan 1 tas tenteng berisi baju dan peralatan utk bermalam (bukan berkemah), saya cukup kelelahan sudah, padahal belum sampai di tujuan (Bandung). Selesai makan malam, kami berdua hrs naik angkot ke rumah sahabat.

Selesaikah perjalanan saya? Belluum!!

Dari situ, setelah menunggu sahabat berberes pakaian, kami menuju Karawaci. Dan batre bodi saya sudah mulai redup… Sampai di Karawaci, malaasss rasanya harus mandi dulu, pinginnya sih langsung tidurrrr… capek. Tapi rupanya sahabat saya batrenya jenis “energizer”, jadi masih ON sampai saya kelar mandi. Dan saya pun berbaring dengan mata tertutup yang susah pulas, karena lampu tepat di atas kepala saya masih ON juga.

“Tidur Reeen… “ kata saya beberapa kali, dan dia akhirnya tertawa kecil, lalu mematikan lampu yang saklarnya lebih dekat ke posisi saya ketimbang dia.

Ah! Adaptasi tidur di tempat lain memang jadi pergumulan tersendiri buat saya. Jadilah kata orang, saya tidur “ayam-ayam”, kurang nyenyak (di atas kasur angin yang sesungguhnya nyaman untuk dipakai tidur). Dan biasanya, kalau sudah begini, batre saya tidak akan tahan lama untuk keesokan hari. Persiiiss seperti batre HP yang kalau di-charge belum penuh tapi sudah harus dicabut. Walaupun indicator batre terlihat “full”, tapi batrenya cepet abis.

Keesokan pagi, saya bangun cukup pagi, dibanding pemilik rumah dan sahabat saya. Mandi, lalu menunggu mereka semua bangun, berberes, sarapan pagi, lalu meluncur ke… Bandung?? Belluummm… Kami berempat sekarang. Bersama sepasang pemilik rumah, sahabat, dan saya, menuju ke daerah Gading untuk menjenguk adik sahabat saya melahirkan anak keduanya. Haleluya!! What a loongg journey!!

Selesai jenguk-menjenguk, kami melanjutkan perjalanan, mampir ke tempat peristirahatan di jalan tol untuk makan siang. Baru lanjut lagi keee… Bandung!

Sebenernya dari cerita perjalanan di atas yang sepertinya kok “nggak juga sampai”, saya pingin kasitau bahwa pada waktu fisik kita lemah, roh kita yang menyala-nyala sehebat apapun, tidak akan bisa “menyala” secara maksimal.

Dan saya pun kelelahan di dalam gedung theater Univ Maranatha Bandung sementara mendengarkan International Director RBC Ministries berbicara dengan amat sangat “jempol”!! Baguuusss isi Bible Teaching yang disampaikan, tapi beberapa kali saya harus memejamkan mata, dan merasakan bagian belakang kepala agak hangat secara saya memang capek berat…

Jadi… kesimpulannya, jagalah kesehatan fisik baik-baik (bukan hanya roh dan jiwa)!! Percuma kita bersemangat dalam banyak hal, punya ide-ide cemerlang, roh yang menyala-nyala, kalau tubuh tidak seimbang kondisinya, maka kita tidak akan sanggup melakukan apapun dengan maksimal…

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

2 Responses to Roh Kuat tapi Fisik Lemah…

  1. Linawati says:

    Setuju banget ama lu na untuk jaga kesehatan tubuh. Secara batereiku juga super duper energizer hehe. Tapi sekarang aku “ngeh” kalo aktivitas pagi hari tergantung dari QUALITAS istirahat malam hari.

  2. Loren says:

    Ms.Liem,
    I agree with you. We all need a good rest at night so that we can be ready for tomorrow morning.
    I didn’t know how tired you were that time🙂
    so sorry…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s