The Abyss

Setelah melihat iklan besaaaarrrr di pinggir jalan tentang wahana baru di Dufan, saya jadi ingat, dulu pernah naik wahana yang diberi nama “The Abyss”. Melihatnya dari kejauhan saja membuat ngeri. Tapi akhirnya saya memutuskan untuk ikutan antri. Sendirian, karena sahabat saya menjawab, “Gak mau ah, elu sendiri aja!” atas pertanyaan saya, “Naik itu yuk!”

Menjelang naik, rasa takut saya kadarnya makin tinggi. Apalagi setelah memasang pengaman, lalu pelan-pelan tempat duduk di wahana itu mulai diangkat tinggiiiii, entah berapa meter dari bumi. Dan menjelang tempat duduk diam di puncak wahana untuk nanti “dijatuhkan” ke bawah tanpa aba-aba (jadi sewaktu-waktu “jatuh”), ketakutan saya berada di puncaknya! Saya pun berdoa dan mengakui dosa-dosa pribadi. Maksudnya, seandainya terjadi apa-apa, maka saya bisa masuk sorga… begitu.

“Aaaaarrrrrrggghhhh….. aaarrrggggghhhh…!!!” saya berteriak-teriak histeris waktu tiba-tiba tempat duduknya “dilepas” ke bawah, lalu memantul ke atas, ke bawah lagi, dan entah berapa kali seperti itu, saya sudah tidak punya nalar untuk menghitungnya, saking takuuuutttnya….

Beberapa detik kemudian….
Fiuh… ternyata saya sampai di bumi kembali, dengan selamat tanpa kurang satu apapun! Puji Tuhan…. !

Orang sebelah saya mencoba menenangkan dan bertanya sesuatu hal, tapi sayang saya tidak paham bahasanya. Dia melihat muka saya yang pucat, mendengar jejeritan saya yang hore, dan ekspresi lemas ketika kaki menginjak bumi. Mungkin dia takut saya pingsan dan tidak kuat berjalan sendiri keluar dari area wahana. What an experience!!

Tapi, saya bukan mau bercerita tentang wahana ini lebih lanjut. Karena hari ini saya tiba-tiba dikabari tentang seseorang yang cukup saya kenal, meninggal dunia karena “kanker rahim”. Mendengar itu saya lemas karena ‘shock’. Seingat saya, orangnya sangat enerjik, semangat hidupnya tinggi, ceria, dan masih terbilang muda. Tertulis di papan identitas, di pintu ruang Rumah Duka, angka “44” di sebelah kata “umur”. Siapa yang sangka kalau ternyata (menurut cerita suaminya) hanya dalam waktu 3 bulan lebih setelah operasi pengangkatan rahim dan kanker, tiba-tiba kondisinya drop, kanker menyebar di paru-paru dan usus, lalu meninggal Kamis kemarin. Ngeri mendengarnya…

Ada “teori” yang mengatakan bahwa untuk melawan penyakit kanker, manusia itu harus selalu berpikir positif, dan menjaga semangat hidupnya tetap tinggi. Ternyata teori itu salah.

Lalu saya ingat, beberapa bulan lalu saya diceritai tentang seorang wanita yang jauh lebih muda dibanding yang tadi, tiba-tiba meninggal di kolam renang. Orangnya juga enerjik, aktif, ceria, pintar bikin kue, baik hati, dll. Dan kasus ini pun mematahkan teori saya bahwa “Kalau seseorang hidupnya sangat produktif, itu berarti TUHAN masih akan memberinya umur panjang, karena dia masih dibutuhkan oleh banyak orang di sekelilingnya”. Anak-anaknya masih kecil-kecil. Suaminya sangat terpukul. Tapi toh manusia harus menerima kenyataan bahwa tidak seorang pun yang bisa “mengendalikan” umurnya sendiri, berapa lama dia boleh  hidup.

Kembali ke hari ini. Saya melihat tubuh wanita berumur 44 tahun tadi sudah terbujur di “kotak”…. Keberadaannya, identitasnya sebagai pribadi yang saya kenal sebagai “ceria, enerjik, dll” semua lenyap. Saya pun mengerti betapa rapuhnya manusia. Sehebat apapun, punya posisi setinggi apapun, jabatan yang paling dihormati sekalipun, waktu hidupnya selesai di dunia ini, semuanya lenyap. Bahkan ingatan tentangnya juga perlahan hilang ditelan waktu tanpa peduli betapa “luar biasa” apa yang pernah dia lakukan buat sekelilingnya.

Kata orang (gatau siapa), “hiduplah hari ini seperti engkau akan mati esok hari”, supaya kita benar-benar hidup sebaik mungkin….

Jadi, kegiatan “melayat” hari ini sungguh jadi pelajaran berharga buat saya…. (daleeemmm….)….

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s