Sahabat “horisontal”, sahabat “vertikal”

Kalau melihat Salib, kita akan melihat dua “tongkat” (saya menyebutnya begitu). Yang satu mengarah ke atas alias vertikal. Yang satu mendatar alias horisontal.

Ngobrol sama seorang teman di kantor kemarin sore membuat saya berpikir bahwa, hubungan dalam kehidupan manusia memang benar seperti yang dia katakan, kudu horisontal juga (karena salib kan terdiri dari dua tongkat, horisontal dan vertikal)! Maksudnya nggak bisa terlalu “ngeroh” tapi kurang peka terhadap kejadian sekeliling, sehingga jadi orang yang “gampang dimanipulasi”, “gampang terkecoh dengan kalimat-kalimat “manis”, dan menjadi tidak obyektif. (Saya batasi konteks “hubungan horisontal” seputar ini dan tidak lagi mau membahasnya….).

Tapi kalimatnya soal hubungan horisontal dan vertikal tadi membuat saya sadar…

Sebagai manusia yang diciptakan Tuhan jadi makhluk sosial, maka saya gak pernah lepas dari yang namanya “hubungan”. Itu sebabnya, saya punya teman-teman baik yang kalau saya bingung menghadapi masalah tentang ‘hubungan’, pasti saya datangi untuk minta nasihat.

Dan lucunya, saya baru sadar. Untuk hal-hal yang bersifat “horisontal” saya lebih suka mendatangi si A, sebut saja begitu. Sementara untuk hal-hal yang bersifat “vertikal” dalam arti hubungan dengan Tuhan atau soal-soal rohani, maka saya lebih suka mendatangi si B, sebut saja begitu juga.

Bersyukur kepada Tuhan, yang menganugerahi saya sahabat-sahabat terbaik. Masing-masing punya dampak luar biasa dalam tiap segi hidup ini.
Butuh nasihat untuk hubungan vertikal? Saya punya satu.
Hubungan horisontal? Saya punya satu juga.
Butuh teman-teman yang bisa saling mentertawakan dirinya sendiri, gak gampang tersinggung, gak sensi, kocak, tulus, dan menjunjung tinggi nilai yang sama? Saya punya lebih dari satu!!
Mau doa bareng tapi ketiduran melulu karena sibuk bertukar cerita ttg kegiatan sebulan? Saya punya dua! Seru, rame, asik.
Dan masih banyak lagi teman/sahabat yang berdampak dalam hidup saya…Itulah keindahan hidup bersama TUHAN….

The best choice in life is GOD… sebab tanpa TUHAN, tidak mungkin saya dikelilingi pribadi-pribadi terbaik seperti mereka… Thank God for that!!

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s