Saved by the “faces”

Pagi ini, bis umum yang saya tumpangi super lelet. Jadi karena takut ketinggalan bis kantor, maka saya cegat bis kantor di trotoar lebar depan mall, pinggir jalan raya. Setelah agak sepi, tiba-tiba seorang wanita yang ada di pinggir trotoar seperti mencari seseorang, berbalik badan dan mendekati saya.

“Mbak, liat cowok yang tadi berdiri di situ nggak, bawa paper bag?”

Saya pun putar otak… dan serius mengingat-ingat, secara memori saya memang tidak kuat menahan “file” terlalu lama…. Dan tidak terlalu bersemangat mengingat kejadian yang tidak penting.

“Enggak liat..” kata saya.

Eee itu embak ngajak ngomong terus dan membuat saya semakin terfokus ke dia, sampai tanpa sadar bis kantor sudah lewat di depan muka!

Puji Tuhan, tiba-tiba saya melihat wajah-wajah teman-teman kantor yang juga melihat ke arah saya. Ekpresi mereka antara gemes, geram (mungkin), dan bingung.

Demi melihat mereka, saya langsung sadar dan menepuk lengan si embak, “Sori Mbak!” lalu saya lariiiii mengejar bis yang memang harus berjalan terus, karena saya berdiri menunggu bis nyaris di tikungan.

Begitu sampai di dalam bis… teman-teman terdengar heboh…

“Ngapain sih lu ngobrol mulu?”

“Gua bukan ngobrol! Gua ditanyain sama embak2 ituuu!” kata saya membela diri.

“Lain kali jangan diladenin, takutnya dihipnotis,” kata temen saya yang lain.

Tapi asli, saya seperti terfokus ke si embak, sampai tidak peduli lagi bahwa saya sedang menunggui bis kantor, dan tidak peduli juga apakah bisnya sudah datang. Apakah itu hipnotis? Saya tidak tahu. Tapi yang saya tahu, perlindungan TUHAN buat saya sangat kuat!

Pagi itu saya diselamatkan oleh “wajah2” teman-teman kantor, yang demi melihat mereka saya jadi sadar bahwa saya harus ke kantorrrrr dan bukan meladeni si embak tadi…

Kata mama saya, “Jangan-jangan nanti ada temennya naik mobil trus maksa kamu masuk ke mobil, dibius…” dan saya pun melihat kemungkinan itu terbuka lebar secara trotoar yang luas di depan mall tadi memang sangat mungkin dinaiki kendaraan/mobil untuk parkir di situ, tepat di sebelah saya…. Whew!! Thank God for this morning.

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

2 Responses to Saved by the “faces”

  1. leo says:

    Na,kl org sesuci elo bisa hampir kena hipnotis, berarti hipnotis itu bukan masalah spirit kali ya…tapi masalah pikiran. Berarti gw harus jadi expert soal pikiran, hahaha…

  2. Erna says:

    Maybe yes maybe no Le..
    Yang artinya: g em kl ud konsen ama 1 hal, yg laen kg kedengeran sama sekali :))
    Hikmahnya sih: em kudu ati2, krn ga semua kebaikan kt diterima sebagai kebaikan, tp justru jd sasaran “kejahatan” org jahat😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s