Not my will be done, but Yours be done…

Pagi itu, Senin, 4 Juli 2011, saya sakitperut. Ah!! Ini membuat saya telat keluar rumah. Dan walaupun sudah “mengejar” Kopaja menggunakan Mikrolet, tetap saja saya harus was-was bakal ketinggalan biskantor! Kenapa? Sebab supir Kopaja lemotnya minta ampun!!

“Kok gua jadi lemes gini ya abis mabok semalem?” kata si supir sambil lemot mode on, bikin saya makin “gerah” pingin turun dari Kopaja yang saya tumpangi untuk berganti ojek atau taksi. Tapi… waduuh!! Sayakanngga bawa uang! Semalam sudah ditegur dengan keras oleh seseorang (ehem!) supaya bawa uang. “Kalau ada apa-apa di jalan gimana?” katanya. Tapi saya abaikan “nasihat”nya karena saya selalu lolos dari “apa-apa” itu meskipun uang dikantong cuma beberapa ribu.
“Duh, bakal kejadian deh nih! Bisa diomelin dah gua nih!” kata saya dalam hati.

Maka saya pun sibuuuk mengirimkan pesan kepada seorang teman dan teman lain.

“Gua juga baru keluar dari rumah nih!” kata teman itu, dan dia mengusulkan (usulnya luar biasa ajaib) supaya saya dan dia ikut mobilkantor saja (kalau ketinggalan bis).

Sebelum ada kepastian bahwa ada “mobil cadangan”kantor, saya berdoa supaya saya tidak sampai ketinggalan bis dan menutup doa dengan kalimat, “not my will be done, but Yours be done O Lord….”

Saya sempat mengirim pesan ke teman lain yang naik bis, dan dijawab, “Bis belum dateng nih!” Saya pun berteriak girang dalam hati.

Buat saya, tadinya mujizat itu akan seperti ini: biskantor telat berangkat dari lokasi keberangkatannya sehingga saya yang telat masih bisa terangkut bis kantor! Kenyataannya?

Bis yang telat datang itu tetap saja lebih dulu tiba di lokasi saya menunggu ketimbang saya. Tapi, berkat mobil kantor “cadangan” tadi, maka saya tetap bisa tiba di kantor tanpa terlambat!!

Pengalaman pagi ini membuat saya mengerti bahwa menutup doa dengan kalimat, “Biar kehendakMu yang jadi, dan bukan kehendakku ya Tuhan…. “ sungguh kalimat yang sangat tepat untuk mengakhiri setiap keinginan yang saya naikkan dalam doa kepada Bapa di sorga…. Artinya, saya berserah penuh kepada Tuhan karena percaya bahwa Tuhan menjamin kehidupan saya dan oleh karenanya pasti memberikan yang terbaik… Amin!

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Faith. Bookmark the permalink.

2 Responses to Not my will be done, but Yours be done…

  1. Loren says:

    Mantap Ms. Liem….🙂
    untuk sampai kesana kadang harus “melalui” dulu panjangnya perjalanan dengan Dia, kekasih kita🙂 karena kitanya ini lebih sering sok tahu dan sok pintar, bener ngga ?

  2. Erna Liem says:

    iya Ren bener… bahkan mujizat yang kita harapkan pun sudah ada “gambaran”nya di kepala, jadi harus yang seperti itu …😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s