Belajar dari Yakub

Satu hari, lahirlah Yakub. Dia kembarannya Esau. Dulu saya banyak diceritai bahwa Yakub ini “penipu ulung”. Buktinya? Kakaknya sendiri dia tipu sampai-sampai mau menganggap bahwa hak kesulungannya tidak lebih penting dari perutnya yang sedang keroncongan.

Tapi… pagi itu waktu saya baca Alkitab, saya belajar bahwa Yakub bukanlah penipu. Dia rajin. Pekerja keras. Tidak mudah putus asa. Cerdik seperti ular. Fokus. Pintar. Kreatif. Smart worker (jadi ingat sama judul buku “Nice girls don’t get the corner office”). Buktinya?

Kejadian 30:26 Berikanlah isteri-isteriku dan anak-anakku, yang menjadi upahku selama aku bekerja padamu, supaya aku pulang, sebab engkau tahu, betapa keras aku bekerja padamu. – ayat yang menunjukkan bahwa Yakub adalah pekerja keras.

Dengan bersemangat dia bekerja keras habis-habisan selama 7 tahun demi mendapatkan Rahel. Ternyata malah kena tipu sang Camer.

Tapi tanpa putus asa, dia tetap bersemangat bekerja keras untuk 7 tahun lagi masih dengan tujuan sama: mendapatkan Rahel! Yakub orang yang fokus pada tujuan yang ingin dia capai dalam hidupnya!!

Camer bertambah kaya karena kerja keras Yakub. Tapi apakah Yakub tetap tidak punya harta karena statusnya tetaplah “pekerja”? Tentu tidak!! Yakub pun bertambah kaya!!! Kenapa? Karena dia bekerja dengan cerdik!! Di Alkitab diceritakan soal Yakub yang sengaja memilih pasangan-pasangan kambing yang kuat dan sehat saja ketika musim kawin para kambing. Karena itulah yang akan jadi bagian/upahnya! Cerdik kan? Ide ini dia lakukan setelah dia tahu betapa liciknya Laban yang sengaja mengubah upah Yakub berkali-kali! Smart worker, dia memberi dirinya sendiri upah yang setimpal untuk kerja keras yang dia lakukan, tentu saja dengan caranya sendiri (menggunakan ranting yang ditaruhnya dalam tempat minum para kambing), tanpa merugikan si bos! Kreatif!

Yakub bekerja tiap hari menggembalakan kambing domba Laban. Dia rajin! Jadi seorang penggembala pastinya melelahkan. Tapi itu Yakub jalani tanpa bermalas-malasan. Buktinya? Laban merasa diberkati Tuhan sejak ada Yakub!

Kejadian  30:27 Tetapi Laban berkata kepadanya: “Sekiranya aku mendapat kasihmu! Telah nyata kepadaku, bahwa TUHAN memberkati aku karena engkau.”

Belajarlah dari Yakub: cerdik, pintar, kreatif, rajin, pekerja keras, fokus, dan tidak gampang putus asa! 

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s