Beberapa minggu lalu, saya bertemu teman gereja. Sudah lama dia tidak terlihat “beredar” di gereja manapun (cabang-cabang gereja saya). Ternyata benar, dia tidak ke gereja lagi (ini menurut sumber terpercaya). Waktu itu saya bertemu dengannya di akhir tahun 2011 dan mendapat kesan “sesuatu” tentang dia. Saya pun berdoa dalam hati supaya Tuhan menjamahnya.

Beberapa hari setelah itu, saya mendengar kabar dia sakit berat. Mendadak? Sepertinya tidak, karena dia sudah pernah mengalami sakit parah. Tapi kali ini berbeda. Dia sempat kejang-kejang setelah cuci darah dan selama 8 menit detak jantungnya berhenti sampai para tim medis di RS menekan-nekan bagian dadanya supaya jantung bisa berdetak lagi. Dan puji Tuhan memang dia bernafas lagi.

Kondisinya parah. Badannya bengkak karena berbagai penyakit akibat kerusakan pada ginjal, penyakit gula, dan paru-paru. Melihat fisiknya yang terbaring lemah, tidak sadar, saat di ICU RS, sepertinya memang tidak ada harapan. Tapi saya punya iman “Inilah jawaban doa”. Pertolongan Tuhan bisa lewat berbagai macam cara. Jadi, pasti ada rencana Tuhan lewat kejadian ini untuk teman saya itu.

Adik dari teman saya berkata bahwa teman saya ini sempat menangis dan minta ampun sama Tuhan waktu di RS, minta maaf juga sama teman-teman dan orang-orang yang dia benci. Dia juga sempat menyebut bahwa dia “pahit” sama beberapa orang.

Puji Tuhan, kondisinya secara ajaib membaik. Para teman (lama) gereja yang memang sudah cukup lama sama sekali tidak berhubungan dengannya mulai berdatangan ke RS untuk besuk. Ada juga yang berinisiatif menggalang dana, dan jumlahnya puji Tuhan lumayan besar untuk bisa menutupi biaya RS selama lebih dari seminggu. (Terharu saya melihat angka-angka di spreadsheet yang dikirim si penggalang dana. Isinya rincian dana yang terkumpul). Teman saya tadi juga terharu melihat bahwa teman-teman lamanya ternyata masih peduli.

Tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk memberikan pertolongan. CaraNya juga kreatif tidak bisa diduga manusia, waktu DIA hendak berurusan dengan kita untuk memulihkan keadaan kita, mendekatkan kita lagi kepadaNya. Amin.

Bring your loved ones unto the Lord in prayer all the time… (this is what I can say through my friend’s story)

Yeh 18:23  Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Yeh 33:11  Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. 

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s