2 Gaya Meminta

Dua keponakan saya punya gayanya masing-masing dalam hal meminta.

Yang besar, Will, kalau meminta sesuatu, gayanya: merengek-rengek, alias terus-terusan meminta sampai mendapatkan apa yang dia minta. Contoh: Pernah dia minta sesuatu sama saya, tapi saya lupa apa itu. Saya sudah menjawab: “Iya nanti dibikinin.” Tapi dia terus dan terus meminta, padahal saya sedang melakukan hal lain. Saya pun akhirnya “mengalah” dan memenuhi permintaannya.

Yang kecil, Mike, kalau meminta sesuatu, gayanya: sekali meminta, setelah itu diam. Giliran saya yang kebingungan sendiri, karena “diam”nya itu. Sebagai orang yang dimintai sesuatu, gaya meminta model begini membuat saya merasa bersalah kalau saya tidak memenuhi permintaannya. Contoh: hari ini, saya dimintai sesuatu.

“Ik, pinjem laptopnya dong!” begitu katanya.
“Mau buat apa?” tanya saya.
“Mau ngeprint Ik.”
“Loh! Mana bisa pake laptopnya Iik. Harus diinstall dulu driver printer kamu ke laptop, padahal laptop Iik udah penuh.”
“Ya udah kalau gitu aku pinjem aja, nanti aku transfer gambar yang udah aku cari dari internet.”
“Gimana caranya?” tanya saya mengetes.
“Pakai USB,” jawabnya.

Waduh! Saya tahu persis USBnya dia bervirus. Dan saya juga tahu (kurang) persis, kalau PC yang untuk ngeprint juga bervirus, karena sering dipakai untuk mendownload gambar, foto, youtube or whatever. Jadi posisi saya serba sulit. Mau meminjamkan USB saya, akan beresiko kena virus. Tidak mau meminjamkan….Mike akan pakai USBnya yang bervirus itu. 

Saya coba terangkan situasi di atas ke Mike. Dia cuma diam. Setelah makan malam, dia masuk ke kamar belajarnya dan… masih diam.

Akhirnya saya menyerah dan memilih untuk mengambil “jalan lain”/solusi demi memenuhi permintaan Mike. File di USB saya, yang masih penting, saya pindahkan ke laptop, supaya setelah dipakai sama Mike, USB itu bisa saya format untuk menghilangkan risiko terkena virus.

“Mike! Katanya mau pinjem laptop?” tanya saya setelah beberapa lama kemudian.
“Katanya nggak bisa pake USB?” tanya Mike membalas pertanyaan saya. Ternyata dia diam karena berpikir saya sudah tidak mau meminjamkan laptop saya. Mungkin dia sudah berpikir cara lain, yaitu meminjam laptop papanya atau bagaimana. Tapi however, “diam”nya membuat saya resah.
“Nggak apa-apa deh! Kamu pake USB-nya Iik aja!” jawab saya pasrah.

Begitu cerita saya.

Hmm… bukankah dalam Alkitab, kita juga diajar dua “gaya” meminta?

#1 Gaya Merengek

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius  7:7)

Arti ayat di atas dalam bahasa aslinya adalah: minta dan teruslah meminta, maka akan diberikan kepadamu. Cari dan teruslah mencari, maka kamu akan mendapat. Ketok dan teruslah mengetok, maka pintu akan dibukakan bagimu.

#2 Gaya Percaya

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus  11:24)

Kita juga diajar untuk memraktikkan ayat di atas ini. Jadi instead of asking something we need, contoh: “Tuhan, aku berdoa untuk sepatu baru. Berikan aku sepatu baru ya Tuhan”. Sebaiknya kita berdoa seperti ini: “Terima kasih Tuhan, aku sudah mendapatkan sepatu baruku sebentar lagi.”

Berdoa dengan kepercayaan penuh seperti sudah menerima. Bagaimana caranya? Yaitu dengan mengganti kalimat doa dari yang awalnya berupa “permintaan”, menjadi “ucapan syukur”.

Pilih gaya yang mana? Terjadilah sesuai iman kita masing-masing! Amin!

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Faith. Bookmark the permalink.

One Response to 2 Gaya Meminta

  1. lovinalina says:

    I choose : Wil – Mike’s Style

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s