HIDUP INI UNTUK APA?

Cover FinalSaya merasa dikejar waktu… Hmm… Tanpa terasa sudah di akhir 2012!
Baru saja menikmati weekend, tiba-tiba sudah harus bekerja karena ketemu Senin. Baru bekerja, tiba-tiba ketemu weekend lagi… ckckck…
Seandainya saja saya bisa memperlambat waktu. Tapi itu tidak mungkin.
Seandainya saja saya bisa menghentikan larinya waktu. Tapi ini juga mustahil.

Masih banyak hal yang ingin saya capai. Terlalu banyak bahkan. Dan membuat saya berpikir, apa iya saya bisa mencapai semuanya? Dan kekuatiran pun mulai muncul. Saya merasa bukan orang yang bisa fokus dalam 1 hal. Tidak bisa sehebat Mario Teguh yang hanya fokus sebagai motivator. Tidak bisa sehebat para Chef di hotel-hotel berbintang yang hanya mem-fokuskan talentanya di bidang makanan. Tidak bisa sehebat Elizabeth Wahyu yang begitu fokus dalam kreasi aksesorisnya. Tidak bisa sehebat Sebastian Gunawan yang bisa merancang baju-baju cantik yang membuat pemakainya merasa sangat istimewa.

Saya bisa melakukan banyak hal, tapi tidak ada yang fokus. Ditambah dengan waktu yang begitu cepat berlalu. Akhirnya saya hanya bisa melakukan sedikit dari sekian banyak hal yang hanya sedikit juga porsinya untuk bisa saya lakukan. Dan di tengah rasa “putus asa” itu, satu pertanyaan saya dapatkan: HIDUP INI MEMANGNYA UNTUK APA?

Ini yang muncul dari dalam hati: “Aku hidup seharusnya untuk Tuhan, dan bukan untuk “ini dan itu”. Karena at the end of the day, it’s only between me and God!

Satu kali kelak, saya pasti menghadap “pengadilan”-NYA. Jadi apa yang sebaiknya saya lakukan? Saya akan (dan harus) hidup untuk semakin mengenal DIA yang nanti akan saya hadapi muka dengan muka ketika kehidupan di bumi ini berakhir.

Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.” Yeremia  9:23-24

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Matius  7:21

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s