RSCA (Rumah Sakit Capek Antri)

Cover FinalJumat, 13 September
Hari ini, Mama terkena serangan lagi!
Mengerikan mendengar cerita kakak yang sedang mengajak Mama bicara lalu tiba-tiba pingsan karena jantungnya berhenti. Suster ICCU berteriak memberikan ‘alarm’ kepada suster lain supaya segera membawa alat pacu jantung. Salah satu suster bahkan langsung meloncat ke atas ranjang Mama, mengambil posisi di atas tubuh Mama, supaya bisa menekan-nekan bagian dada. Mama dikejut satu kali dengan alat kejut yang tiba beberapa detik setelah suster menekan dada mama, dan…. Detaknya pun kembali ada. “Mengerikan,” cerita kakakku. “Tanganku sampai kram karena tegang melihat itu!” lanjutnya.

Sore hari, ABC datang, dan kami merubah keputusan kami. Pasang ICD lebih dulu! Tapi ternyata…
“Besok kena Sabtu, Minggu, saya nggak bisa ada tindakan. Minggu sudah nggak bisa. Jadi paling tunggu sampai Senin!” katanya, datar tanpa perasaan.

Saya lemas mendengar itu. Kalau tunggu sampai Senin, apa iya Mama saya kuat? Lagipula biaya ICCU yang semakin diperpanjang, pasti akan jauh lebih “bengkak”. Setelah operasi harus beristirahat di ICCU lagi pastinya, dan itu tidak hanya sehari, melihat kondisi fisik Mama yang memang lemah.

Ternyata RS ini lebih cocok diganti namanya menjadi Rumah Sakit Capek Antri…

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Daily Journal, Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s