Kesombongan Terselubung

Cover FinalHari ini aku ingin bercerita dua hal. Satu tentang Mbak Ti. Dua tentang Kesombongan.

Mbak Ti semalam melihat iklan di TV. Es krim cone dengan topping cream, coklat dan kacang bermerek tertentu. Aku pun bilang, “Nanti aku belikan.”

Dan pagi ini, aku mengajak Mama untuk mampir ke mini market dekat rumah dengan berjalan kaki. Cuaca sangat panas, karena memang musimnya. Tapi tidak mengapa, toh memang harus dijalani. Sampai di mini market itu, aku mengambil beberapa keperluan untuk membuat pasta, lalu terakhir mengambil 3 batang es krim yang juga sering diiklankan di TV, dari merek yang sama. Satu untuk aku, satu untuk Mama, dan tentu saja satu untuk Mbak Ti.

Sesampainya kembali di rumah, aku menaruh es krim di dalam kulkas bagian atas, dan ngobrol sebentar. Mbak Ti pun bercerita, “Dulu aku liat iklan di TV. Es krim. Terus aku tanya sama Hari (one of our assistant used to be), es kaya begitu enak ngga ya? Eee… besokannya si A (pamanku), beli banyak. Terus aku bilang, eee… Tuhan baik!”

Aku mengiyakan. “Iya Tuhan baik ya. Baru liat iklan udah dikasih besokannya. Belum juga sempet beli!” kataku. Dan tidak lama, kita masing-masing menyantap 3 batang es krim. 1 batang 1 orang, maksudku.

Dan cerita kedua…

Aku menghubungi seorang kerabat lewat media chating di HP, siang ini dan meminta tolong untuk dia mencetak tiket keberangkatan Papaku pulang ke Jakarta. Awalnya pembicaraan baik-baik saja. Tiba-tiba dia bertanya, “Lu ga ke gereja?”

Aku sudah malas sebetulnya menjawab. Tapi sudahlah, dan akhirnya aku jawab, “Enggak.” Perasaanku sudah tidak enak.

Dan benar saja, tiba-tiba dia berubah “wujud” jadi seorang “hakim agung” melebihi Tuhan. Ckckck… dengan pilihan kata yang tentu saja membuatku emosi karena menghakimi seolah-olah aku sudah jadi pendosa besar, karena tidak ke gereja. Dalam hatiku, “Elu nggak pernah kenal dan tahu apa yang gua lakuin selama ini. Kok beraninya menghakimi bahwa orang HARUS ke gereja, supaya bersih. Tidak kotor…” Kira-kita begitu tadi vonisnya dijatuhkan. Dan ditutup dengan kalimat, “Cuma menyadarkan.”

Waduh… ingin aku menelepon dan menyelesaikan masalah yang cukup mengganggu mingguku yang sangat tenang, sebelumnya. Tapi sudahlah. Aku juga mencoba mengingatkan dia bahwa kelamaan di gereja membuat orang yang di dalamnya jadi pintar “menghakimi” orang lain.

Katanya lagi, “di gereja bisa memandang Yesus.” Waduh… salah kaprah. Memangnya Yesus sangat kecil? Yang cuma bisa dilihat dan ditemui di dalam gedung gereja? Yang cuma bisa menegur dosa kalau kita dikelilingi tembok gereja? Bukan. Yesus itu Tuhan. Dia Maha Kuasa. Maha Besar. Maha Tahu. Tidak terbatas oleh apapun.

Hmm… Bukankah dalam Alkitab model yang sama sudah ada sejak dulu? Sebutan buat para “hakim” itu Farisi dan Saduki. Dan bukan kebetulan kalau kata “saduk” dalam bahasa Jawa berarti menendang.

Aku juga cuma mengingatkan dia, jangan suka menendang (saduk-i) orang, karena kelamaan ada di gereja tapi lupa praktek, bahwa di Alkitab juga tertulis JANGAN MENGHAKIMI SESAMAMU. Let God be the JUDGE. Tuhan nggak perlu dibantu dalam hal penghakiman. Cuma DIA yang bisa menghakimi dengan adil. So don’t be arrogant…

Please deh ah…

Btw, aku juga cuma menyadarkan… siapa tahu kita memang sama-sama pingsan sebelumnya (LOL).

Btw lagi. Gereja sudah waktunya direformasi, supaya orang yang ada di dalamnya tidak semakin pintar menghakimi dan justru membuat orang-orang yang ingin dekat dengan Tuhan malah menjauh karena isinya cuma orang-orang yang pintar menuding dan seolah paling suci… (curcol mode on).

 

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Daily Journal, Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s