Belajar dari Abraham

Cover FinalDahulu kala ada seorang pria bernama Abram. Ia beristrikan Sarai. Entah untuk alasan apa, maka Tuhan memilih Abram untuk dipercaya mengelola harta yang begitu berlimpah. Tuhan juga menyuruh Abram untuk keluar dari negeri dimana ia dilahirkan, ke sebuah negeri yang dipilih Tuhan untuk ia tempati. Tuhan berjanji kepadanya bahwa Abram akan menjadi bangsa yang besarrrr, terkenal namanya, dan kaya raya serta menjadi berkat bagi orang lain.

Tentu saja Abram percaya semua itu, karena telah menjadi kenyataan. Dia benar-benar kaya. Dia juga termasyur karena pernah menjadi pahlawan menyelamatkan kota Sodom dan penduduknya dari musuh-musuh mereka. 

Segala sesuatu berjalan begitu mudah, ketika hidup ini berjalan dengan mulus. Seperti Abram. Dengan gampang ia mempercayai Tuhan.

Kecuali… ketika sampai pada satu saat dimana ia merasakan seperti berada di lorong gelap tak berujung. 

Ketika untuk kesekian kalinya Tuhan mengucapkan janjiNya kepada Abram mengenai keturunan, Abram putus asa. Ia menjawab dengan sedih, sebab apa yang ia idam-idamkan melebihi harta dan ketenaran tidak pernah akan terjadi. Begini katanya, “Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.”

Batinnya berteriak. “Untuk apa semuanya ini, kekayaan yang kupunya. Toh tidak kubawa mati. Dan malah hanya akan dinikmati oleh bukan keturunanku. Untuk apa semuanya ini? Untuk apa?!!!”

Dalam keputusaasaannya, Abram pun menuruti apa kata Sarai untuk mengambil Hagar supaya memiliki keturunan darinya. Abram setuju dalam hati, dan berkata, “Mungkin benar kata Sarai, caranya harus begini… sebelum aku tua dan tidak lagi bisa memiliki keturunan.”

Tapi sayang, rencana Sarai tidak berjalan mulus. Hagar yang memang mengandung anak Abraham menjadi sombong dan memandang rendah Sarai. Kesalahan fatal yang sudah tidak lagi dapat diperbaiki. Sampai akhirnya, dalam puncak keputusasaannya, Tuhan mengingatkan lagi akan janjiNya bahwa Abram dan Sarai bahwa mereka akan memiliki keturunan. 

“Lucu! Konyol! Mustahil! Hahahaha!!” kata Sarai dalam hati. 

Tetapi…

Mujizat Tuhan terjadi! Ya. Kali ini sungguh-sungguh terjadi, justru pada saat Abram dan Sarai mulai suntuk umur (amat sangat tua). Lahirlah Isak, anak yang dijanjikan Tuhan sejak lama dan Abram nantikan sampai nyaris putus asa.

Sejak itu, yakinlah Abraham (namanya diganti oleh Tuhan) sungguh-sungguh, bahwa janji Tuhan kepadanya tidak ada yang tidak digenapi, walau memang tidak sesuai dengan apa yang dibayangkannya. 

Hmm… semoga aku bisa menjadi seperti Abraham… tekun menantikan janji TUHAN!

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

Maka pergilah Abram dari Mesir ke Tanah Negeb dengan isterinya dan segala kepunyaannya, dan Lot pun bersama-sama dengan dia. Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.

Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.”Abram menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.”

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

2 Responses to Belajar dari Abraham

  1. keajaiban Tuhan itu sungguh ada! amin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s