Berbeda-beda Tapi Selalu Ada

Cover FinalSore itu, aku ditemui seseorang….

Tanpa berpikir jauh ada apa, aku membalas sapaannya, “Hai!”

Beberapa detik setelahnya kami duduk berhadapan, dan meluncurlah pengakuannya. Bla, bla, bla, bla… Sesekali dia menangis sambil bercerita. Dan seperti kata orang, lebih mudah ikut menangis daripada ikut tertawa. Mataku pun berkaca-kaca.

Kekesalan yang disimpan memang tidak akan selesai kalau hanya disimpan sendirian. “Aku nggak tahu mau cerita sama siapa, kecuali sama kamu,” begitu katanya.

Aku juga gamang. Sebab tidak bisa memberi solusi apapun. Tapi memang naluri perempuan sebagian besar sama. Ketika bercerita dan mengungkapkan kekesalan yang ia simpan dalam hati, ia hanya ingin didengarkan dan didukung. Tanpa butuh solusi, karena sesungguhnya ia juga tahu bahwa solusinya memang tidak ada kecuali hanya menerima kondisi dan berdoa agar Tuhan yang membuat perubahan. 

“Ya .. mau gimana lagi. Aku juga bingung…” kataku. Dan dia juga mengatakan yang sama. “Iya sih. Memang tidak bisa diapa-apakan. Mau bagaimana lagi. Cuma aku kesal saja, dan tidak tahu mau cerita ke siapa kecuali sama kamu.”

Dia sempat mengatakan, dulu kalau dia menangis, ayahnya selalu menegur dengan keras. “Ayahku orangnya kasar,” katanya. 

“Oh sama. Ayahku juga…” kataku.
Tapi setelah itu dia berkata, “Ya… aku harus mengerti sih, kenapa ayahku begitu. Dulu hidupnya juga keras.”

Senang juga rasanya bisa berbincang walau cuma sebentar. Karena bagaimanapun, aku merasa tidak sendirian. Dan tersadar bahwa permasalahan masing-masing orang selalu ada saja.

Berbeda-beda, tapi selalu ada. (Bukan Bhinneka Tunggal Ika). 

Tidak peduli orang itu miskin, kaya, terkenal, tidak dikenal, pintar, bodoh, rajin, malas, sama-sama punya masalah.

Dan seringkali penyelesaiannya cukup dengan berbagi cerita secara terbuka. Dari hati ke hati. Mengeluarkan isi hati yang sebenarnya. Seperti semboyan dalam konseling, bahwa “keterbukaan adalah awal dari pemulihan”…🙂

Jadi… kalau ada masalah, carilah teman yang bisa dipercaya, dan tumpahkan isi hatimu kepadanya. 

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s