Sendal Biru

Jpeg

Sendal Biru

Foto sendal berwarna biru ini akan selalu kukenang. Itu sebabnya kupajang di blog ini. Hadiah pemberian dari Papa. 

“Pasti kegedean… kan kakiku kecil…” lanjutku.
“Berapa?” tanyaku. 
“Papah tahu kok ukuranmu 35 kan?!” sahut Papa
Dia pun menyebut kata dalam bahasa daerahnya…
“Berapa tuh?” tanyaku lagi, sebab aku tidak mengerti.
“Seratus ribu!” jawabnya.
“Haaahh? Mahal amat?!! 
Aku lalu menyahut, “Bagus sih!”
“Itu ukuran 36 paling kecil… ” katanya.
“Iya kegedean. Gpp lah. Bagus…” sahutku memuji.

Aku senang dibelikan sendal. Tapi lebih senang sebab kali itu untuk pertama kalinya aku setuju sama Papa.
Sebab selama ini, ada saja yang dia belikan, padahal tidak penting.
Termasuk sendal ini. Aku sudah punya. Kan tidak habis dimakan. Jadi masih punya lebih dari 1. Buat apa beli lagi… Tapi begitulah Papa. Selalu ingin memberi kepada anak-anaknya. Dan aku harus belajar untuk menghargai.

Thank you for today God, sebab aku bisa bersepakat dengan apa yang sesungguhnya tidak kusepakati. Demi menghargai apa yang sudah orangtuaku berikan.

 

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s