Being A Blessing!

Cover FinalMalam itu, sepulang dari tempat jasa pengantaran barang di dekat rumah, aku mampir ke minimarket sebelah komplek.
Aku membeli es krim batangan 3 buah.

Begitu sampai rumah, aku berikan ke Mbak Ti tercinta 1. Dan 1 nya kumakan. Lalu 1nya lagi kusimpan di kulkas, maksudku memang untuk Mbakku nanti.

“Kamu pilih rasa apa?” tanyaku sambil menjelaskan rasa yg tertulis di bungkusnya.
“Apa aja,” jawabnya sungkan mungkin.
“Pilih aja suka yang mana…” kataku.
“Ya sudah yang ini!” sahutnya.

“Terima kasih…” katanya.

Kami berdua lalu menghabisi es krim masing-masing.

Beberapa hari kemudian aku baru ingat, es krim masih sisa 1.
Kubuka kulkas dan kuambil lalu si es krim kuberikan ke Mbakku.

“Loh! Makan aja!” katanya.
“Loh! Memang aku waktu itu beli buat kamu dua kok! Makan aja!”
Tahu apa jawabnya?
“Ya sudah makasih ya!” Sambil tersenyum senang.

Hari itu bukan cuma si Mbak yang diberkati. Tapi juga aku. Mendengarnya berterima kasih dengan tulus rasanya hepi sangat.
“Aku juga habis beli es krim kapan itu. Mau nyoba aja. Habis kepingin banget…” katanya berkisah sambil memakan es krim

Aahh… Aku terharu.

Ucapan terima kasihnya yang tulus,  ekspresinya yang sangat hepi (padahal hanya untuk sebatang es krim), betul-betul membuatku sangat… Bahagia! I am so blessed that day!

Thank you God…

About Inspirations

Hi. I am just an ordinary person who loves to write.
This entry was posted in Relationship. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s